PREMIUM KONTEN

Bermitra dengan Ingram Micro , Red Hat Perluas Layanan Cloud di Indonesia, ASEAN, dan Hong Kong

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

Red Hat, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, telah  mengumumkan penunjukan Ingram Micro, Inc. sebagai distributor untuk Program Red Hat Certified Cloud and Service Provider (CCSP)  di kawasan ASEAN (Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand) dan Hong Kong. Sebagai bagian dari program itu, Ingram Micro akan bekerjasama dengan Red Hat dalam pemenuhan persyaratan, perekrutan, dan menjadi mitra Certified Cloud and Service Provider.

Penunjukan Ingram Micro adalah jawaban terhadap makin diminatinya solusi managed cloud, multi cloud, maupun hybrid cloud di kawasan itu.  Kemitraan tersebut diklaim akan menawarkan layanan cloud berkualitas tinggi yang menggunakan teknologi open source terkini.

Program Certified Cloud and Service Provider dari Red Hat mencakup ratusan penyedia cloud, system integrator dan managed service provider di Asia Pasifik — serta para pengembang software dan manufaktur hardware yang menggunakan produk dan teknologi Red Hat dalam menyelenggarakan mesin fisik dan virtual, membangun lingkungan private dan public cloud, serta menyediakan managed application dan layanan pengembangan container.

Andrew Habgood, senior director and head of Partner & Alliances, Red Hat Asia Pacific mengatakan bahwa  pihaknya sangat antusias bermitra dengan Ingram Micro selaku distributor program Red Hat Certified Cloud and Service Provider dan menjadi bagian dari ekosistem mitra Red Hat.

“Kami berkomitmen menawarkan pilihan cloud yang lebih beragam bagi para pelanggan dan pengembang, kuncinya adalah visi untuk membangun ekosistem kemitraan yang kuat sehingga para pengguna dapat membangun dan menjalankan aplikasi sebaik mungkin. Kami akan melanjutkan kolaborasi dengan Ingram Micro ketika mereka menumbuhkan ekosistem mitra cloud bersama Red Hat,” ujar Andrew dalam keterangannya  Jum’at ( 12/06/2020).

Sementara itu, Francis Choo, vice president and chief country executive, ASEAN HK at Ingram Micro Asia Ltd, mengungkapkan hal yang sama bahwa pihaknya juga bangga dan antusias menjadi bagian dari program Red Hat Certified Cloud and Service Provider.

“Ini makin memperkuat jejak perjalanan transformasi digital kami di mana solusi hybridisation, microservice, dan open source adalah pertimbangan utama ketika perusahaan membangun dan mengelola infrastruktur TI mereka,” ungkapnya.

“Kami yakin portofolio kami di bidang keamanan cyber dan solusi SaaS memiliki nilai yang besar. Bersama dengan komunitas mitra dan ISV, kami akan menghadirkan solusi TI generasi baru bagi para mitra dan pelanggan mereka. Kami ingin membangun relasi yang lebih kuat lagi dengan Red Hat,”tambahnya.

Berdasarkan data IDC, belanja infrastruktur dan layanan public cloud di Asia Pasifik diperkirakan akan meningkat hampir tiga kali lipat dari periode perkiraan dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan lima tahun sebesar 33% mencapai US$77,6 miliar pada tahun 2023. Melalui teknologi berbasis cloud, program Red Hat CCSP akan memberdayakan para solution provider di kawasan itu dengan fleksibilitas dan scalability dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Program Red Hat CCSP dirancang bagi mitra yang membutuhkan pengujian dan sertifikasi dalam menyajikan lingkungan yang scalable, terus didukung, dan konsisten, dengan fitur keamanan yang didesain khusus untuk cloud enterprise.

Program CCSP yang terintegrasi secara global ini memberikan kepastian kepada pelanggan, ISV, dan mitra bahwa solusi itu telah divalidasi oleh pakar produk Red Hat dan service provider sehingga implementasi cloud bisa dimulai dengan fondasi yang kokoh dalam meraih sukses.

Certified Cloud and Service Provider akan diberikan akses ke solusi Red Hat, yang tak hanya menawarkan platform yang lebih aman dan scalable dalam membangun public cloud dan private cloud, tapi juga memberdayakan DevOps dalam mengembangkan, menjalankan, dan mengelola aplikasi yang berbeda-beda dengan lebih lancar.

Beberapa solusi itu adalah Red Hat Enterprise LinuxRed Hat OpenShift Container Platform dan Red Hat OpenStack Platform. Para penyedia layanan juga bisa menggunakan solusi-solusi Red Hat ini untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional mereka, memperluas penawaran hybrid cloud mereka, dan menawarkan aplikasi ISV dari pihak ketiga yang scalable dan senantiasa tersedia.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.