PAMA Bantu Fasilitas Laboratorium PCR Untuk Penanganan Covid-19 di Kaltim - MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -
Berbisnis

PAMA Bantu Fasilitas Laboratorium PCR Untuk Penanganan Covid-19 di Kaltim

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Eksekutif.com —  Keseriusan PAMA pada kesehatan karyawan dan masyarakat begitu besar. Sehingga diperlukan pengadaan laboratorium PCR bersama pemerintah.

Oleh karena itulah  dalam rangka  mempercepat pelayanan pemeriksaan pasien COVID-19 di Balikpapan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) memberikan bantuan fasilitas infrastruktur laboratorium berupa Polymerase Chain Reaction (PCR).

Juga peralatan dan bahan habis pakai kimia pedukungnya. Termasuk tenaga ahli laboratorium di RSUD Beriman Balikpapan.

Peyerahan bantuan tersebut dirangkai dengan peluncuran layanan fasilitas laboratorium PCR PAMA.

Diresmikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Balikpapan, acara tersebut  ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelayanan laboratorium PCR PAMA di RSUD Beriman Kota Balikpapan.

Hadir dalam kegiatan  tersebut di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarti, Direktur RSUD Beriman Balikpapan dr CI Ratih Kusuma, Dandim 0905 Letkol I Gusti Agung Putu, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi, Operation Head PAMA Balikpapan Sulasman, serta Direktur PAMA Ari Sutrisno melalui video conference (vicon).

“Bantuan yang kami berikan berupa fasilitas infrastruktur laboratorium, mesin PCR beserta kelengkapannya. Ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) di masa pandemi COVID-19,” kata Direktur PAMA Ari Sutrisno melalui vicon, Jumat (14/8/2020) sore.

“Langkah ini adalah upaya dan kontribusi PT PAMA bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam mempercepat pemeriksaan pasien COVID-19,” ujarnya.

Mengingat karyawan PAMA di Kalimantan Timur (Kaltim) sangat banyak yang melewati Kota Balikpapan. Karena itu, pemeriksaan sangat penting. Guna memastikan sebelum karyawan menuju lokasi site tambang harus steril dari COVID-19.

“Bantuan laboratorium PCR dan kelengkapannya ini untuk menunjang screening dalam mobilisasi karyawan keluar masuk Kaltim melalui Kota Balikpapan,” ungkap Ari.

Karena operasional pertambangan PAMA harus tetap berjalan dalam kondisi pandemi COVID-19.

“Juga demi memastikan keberlangsungan dan menjaga ketahanan industri, mineral, serta energi nasional,”  Ari mengungkap saat sambutan melalui vicon dari Jakarta.

Kerja sama dengan Pemkot Balikpapan dan RSUD Beriman Balikpapan serta pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pemeriksaan kesehatan lainnya. Khususnya paru-paru.

“Semoga kerja sama ini dapat membantu menangani penyebaran COVID-19 di Balikpapan dan Kalimantan Timur,” harap Ari.

Sementara itu, Operation Head PT PAMA Balikpapan Sulasman menambahkan, langkah ini adalah bentuk kontribusi PT PAMA mengatasi penyebaran COVID-19 di Kaltim. Khususnya Balikpapan.

Tujuannya, bergantengan tangan dengan pemerintah untuk memutus penyebaran COVID-19. Pasalnya, satu set fasilitas laboratorium PCR ini akan diperuntukkan di internal PAMA dan masyarakat.

PAMA rela mengalokasikan dan menginvestasikan sejumlah dana untuk pengadaan fasilitas infrastruktur kesehatan. Seperti lab PCR, alat PCR, dan bahan habis pakai kimia pedukungnya serta tenaga ahli lab.

“Nanti kita bicarakan lagi dengan pemerintah kota. Pasti ada kebutuhan internal dan pasti untuk masyarakat juga. Tidak mungkin dipakai sendiri,” jelas Sulasman usai menandatangani MoU di ruang VIP Pemkot Balikapapan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada manejemen PT PAMA.

Ia menyampaikan, saat ini Balikpapan memasuki tantangan yang sangat berat. Hingga kini telah terdata pasien positif COVID-19 mencapai 900 orang dan 49 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara yang sembuh mencapai 50 persen dari jumlah yang positif.

“Kami masih waswas. Selain labnya terbatas. Bahannya juga masih kurang. Bahkan sampai kehabisan,” ungkap  Rizal pada kesempatan tersebut.

Hampir semua laboratorium di Balikpapan penuh. Saat ini terdapat banyak spesimen yang belum selesai diperiksa karena masih dalam antrean.

“Alhamdulillah bisa terealisasi kerja sama dengan PT PAMA untuk menyediakan laboratorium dan alat PCR di RSUD Beriman Balikpapan,” tambah Rizal.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.