Mahkamah Agung Peduli Bencana Terhadap Kondisi dan Pemulihan Masyarakat Tanah Datar

EKSEKUTIF.com –Warga Tanah Datar merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Mahkamah Agung Peduli Bencana, yang diwakili oleh Prof Yulius SH, MH, Ketua Kamar TUN Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Kehadiran beliau dan rombongannya, yang termasuk dalam program Mahkamah Agung Peduli, memberikan semangat baru dan optimisme bagi masyarakat setempat yang sedang berjuang pulih dari dampak bencana.

Salah satu momen yang sangat mengesankan adalah ketika Prof Yulius bertanya kepada anak-anak yang hadir apakah ada yang sudah hapal surat As-Sajdah seperti yang pernah dijanjikan.

Ketika Prof Yulius menanyakan kepada anak-anak yang hadir,”Apakah sudah ada yang hapal surat As-sajdah seperti yang saya janjikan dahulu?”

Spontan dari anak yang hadir meng-angkat tangan dan maju ke depan. Sang anak mengampiri prof Yulius. Dan pak Yulius menanyakan namanya, kemudian mempersilahkan untuk melafaskan surat As-sajdah.

Pengunjung yang hadir terharu mendengarkan anak korban bencana, melantukan ayat suci Al Quran dengaan fasih. Tampak dari jauh mata Prof Julius berkaca-kaca.

Dan tiba-tiba, setelah mengahhir ayat ke lima, Prof Yulius spontan menghentikan lantunan. Ia pun berpaling ke arah hadirin dan mengatakan,  “Cukup, tidak usah dilanjutkan, saya percaya kepada kejujuran anak ini dan saya yakin anak ini sudah hafal.”

Sambil memeluk anak itu, Yulius mengalihkan pandangannya kepada hadirin kemudian berkata, “Saya beri hadiah anak dan orang tuanya untuk berangkat umroh,dalam waktu secepatnya.”

Pada akhir acara, Prof Yulius memberikan hadiah kepada anak dan orang tuanya untuk berangkat umrah sebagai penghargaan atas prestasi anak tersebut.

Gestur ini sangat diapresiasi oleh hadirin, menunjukkan kedalaman perhatian dan empati dari Mahkamah Agung terhadap kondisi dan pemulihan masyarakat Tanah Datar.

Bupati Eka Putra juga mengungkapkan bahwa kehadiran Prof Yulius dan rombongannya bukan sekadar kunjungan tamu, tetapi sebagai bagian dari komitmen nyata dalam mendukung setiap langkah pemulihan dan pembangunan di daerah mereka.

Selain itu, bantuan yang diberikan seperti pembangunan mushola, bantuan pendidikan, dan bantuan sosial kepada ibu-ibu korban bencana, memberikan dampak yang positif dan langsung dirasakan oleh masyarakat.

Ini semua menunjukkan bahwa kehadiran Mahkamah Agung Peduli Bencana tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan harapan baru bagi masyarakat yang sedang menghadapi tantangan besar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.