Hadirkan Layanan Data Portabel  – Cloudera Percepat Inovasi Data Fabric dan Data Lakehouse untuk Mempertahankan Kepemimpinan di Data Management

 

Cloudera, perusahaan hybrid data, hari ini mengumumkan hadirnya kemampuan hybrid data yang baru, supaya perusahaan dapat memindahkan data, metadata, data workload, dan aplikasi data mereka ke seluruh cloud maupun on premise secara lebih efisien, untuk mengoptimalkan kinerja, biaya, dan keamanan.

Cloudera memperkenalkan kinerja hybrid data yang baru dan unik, supaya perusahaan bisa memindahkan data dalam skala besar di seluruh cloud, untuk mengoptimalkan kinerja, biaya, dan keamanan.

Layanan data portabel dari Cloudera memungkinkan pemindahan data workload dan data application yang sederhana dan berisiko rendah, untuk mewujudkan opsi data lakehouse terbaik.

Replikasi data yang baru dan aman dari Cloudera akan menyederhanakan dan mengamankan pemindahan data dan metadata, ini merupakan peningkatan SDX terbaru dalam unified data fabric dari Cloudera.

Dan universal data distribution dari Cloudera menyajikan solusi data ingestion pertama yang khusus dibuat untuk data hybrid. Kinerja-kinerja baru ini adalah kunci untuk mendapatkan kendali atas hybrid data melalui strategi data-first. Ketika perusahaan memanfaatkan data mereka dengan benar, seluruh bisnis dapat mengakses dan menganalisisnya tanpa batasan.

Cloud system tablet 

“Seiring pertumbuhan data yang eksponensial, perusahaan harus mengidentifikasi tool penting yang memungkinkan transformasi bisnis secara cepat di lingkungan yang semakin hybrid dan multi-cloud,” kata Daniel Newman, founding partner dan principal analyst Futurum Research, Kamis ( 20/10/2022).

“Cloudera terbukti memiliki rekam jejak yang panjang dalam menangani volume data yang besar dan kompleks bahkan di industri yang sangat patuh pada regulasi. Dengan pembaruan ini, Cloudera semakin meningkatkan posisinya sebagai pemimpin di antara perusahaan-perusahaan yang data-first dan memanfaatkan AI, ML, dan arsitektur hybrid untuk membantu memajukan bisnis mereka,” jelas Daniel.

Sementara itu, Erwin Sukiato, Country Manager Indonesia, Cloudera mengatakan, “Perusahaan-perusahaan di APAC termasuk Indonesia perlu memanfaatkan tool yang memungkinkan mereka mengubah data menjadi aset bisnis yang strategis supaya mereka berhasil menghadapi perubahan hari ini serta tantangan di masa depan.”

“Saat semakin banyak perusahaan yang mengadopsi arsitektur data modern, sangat penting memiliki kemampuan untuk memanfaatkan data di on-premise maupun yang cloud-based dengan cepat. Juga sangat penting untuk dapat memindahkan data di antara aplikasi dan workload secara efisien dan aman di seluruh infrastruktur hybrid, dan inilah kunci kesuksesan di masa depan,” jelasnya.

Volume data bisnis yang dikumpulkan dan disimpan, mulai dari lokasi on-premisecloud, dan streaming, terus meningkat. Statista memproyeksikan jumlah total data yang dihasilkan secara global mencapai lebih dari 180 zettabytes pada 2025. Ini merupakan tantangan hybrid data.

Selain tekanan yang mengharuskan perusahaan untuk mendapatkan insight dari data mereka dengan lebih cepat, tekanan lain adalah kekuatan ekonomi dan pasar.

Lebih lanjut, pakar industri setuju bahwa mengendalikan data dalam skala besar adalah satu-satunya cara untuk mendorong transformasi bisnis berkelanjutan dengan ML dan AI. Inovasi analitik data dan manajemen data terbaru untuk hybrid data dari Cloudera dirancang khusus untuk membantu perusahaan mengelola data dalam skala besar di seluruh pusat data dan public cloud, yang akan membantu mereka mewujudkan transformasi bisnis dengan ML dan AI.

“Biaya atau kinerja bukanlah pilihan yang ingin diambil oleh perusahaan, terutama ketika perusahaan beralih ke dunia yang hybrid dan multi-cloud, sebab keduanya saling terkait erat.” kata Sudhir Menon, Chief Product Officer di Cloudera.

“Perusahaan yang memilih strategi data-first dapat fokus pada bagaimana mereka memberikan value, bukan hanya bagaimana mereka menghabiskan uang. Bagian besar dari ini adalah kemampuan untuk memindahkan data dan workload kapan pun dan di mana pun di seluruh arsitektur data modern untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Cloudera selalu memberikan keamanan dan tata kelola data yang konsisten di seluruh hybrid cloud, dan dengan pembaruan ini, hal itu juga berlaku pada semua layanan data di semua infrastruktur,” jelas Sudhir Menon.

Inovasi analitik data dan manajemen data terbaru untuk hybrid data dari Cloudera ini meliputi:

1.Portable Data Services memungkinkan analitik data dan aplikasi data yang dibangun dengannya dipindahkan secara cepat dan efisien di antara infrastruktur yang berbeda tanpa membuat ulang atau merancang ulang aplikasi data yang mahal.

CDP Data Services – Data Engineering, Data Warehousing, dan Machine Learning – masing-masing dibangun pada unified code base dan menawarkan fungsionalitas yang identik di AWS, Azure, dan Private Cloud yang on-prem.

Menggunakan layanan data yang berjalan secara identik di berbagai cloud – ya, dengan bit yang sama – akan memudahkan pengguna, administrator, dan developer untuk mengubah data menjadi value dan insight.

Para pengguna akan merasakan pengalaman data yang sama, terlepas dari di mana data itu disimpan atau di mana aplikasi data dijalankan – fungsi analitik data yang sama, keamanan dan tata kelola Cloudera SDX yang sama, diatur supaya berjalan secara seamless dengan penyimpanan cloud-native di cloud pilihan.

Hanya Cloudera yang memberikan analitik hybrid data sejati yang memungkinkan perusahaan memindahkan data workload dan data application dengan mudah di seluruh cloud untuk mengoptimalkan kinerja, biaya, dan keamanan.

2.Secure Data Replication memungkinkan data dan metadata disalin atau dipindahkan dengan cepat dan aman antara solusi Cloudera yang berbeda di pusat data dan public cloud. Data sering tercipta di tempat yang berbeda dari tempat di mana data itu dibutuhkan.  Secure Data Replication diaktifkan oleh replication manager, penambahan fungsi baru di Cloudera SDX.

Hanya Replication Manager Cloudera yang memindahkan metadata yang membawa data security dan governance policy dengan data ke mana pun, sehingga tidak perlu mengimplementasikannya kembali. Replication manager adalah layanan pemindahan data yang memindahkan data dan metadata dari on-premise ke cloud atau cloud ke cloud secara real time dengan antarmuka/interface berbasis policy yang mudah, membuat hybrid data begitu fleksibel.

3.Universal Data Distribution memungkinkan perusahaan mengendalikan aliran data mereka, dari asalnya sampai ke semua titik di mana data itu dikonsumsi, baik di on-premisemaupun di cloud, dengan cara universal yang simpel, aman, skalabel, dan hemat biaya.

Universal Data Distribution diaktifkan oleh Cloudera DataFlow, solusi data ingestion pertama yang dirancang untuk hybrid data. Tidak seperti connector solution yang dumbed-down, menargetkan sistem yang spesifik, dan berbasis wizard, Cloudera DataFlow mendistribusikan data tanpa pandang bulu dengan lebih dari 450 konektor dan prosesor di seluruh ekosistem hybrid cloud service yang meliputi seluruh sumber data di data lakelakehousecloud warehouseon-premise, dan edge.

Cloudera DataFlow adalah solusi data ingestion hybrid sejati yang mampu menangani berbagai contoh kasus pemindahan data: batchevent-drivenedgemicroservices, dan continuous/streaming. Dengan Cloudera DataFlow, streaming diperlakukan seperti warga kelas satu, mengubah sumber data apa pun menjadi data stream, mendukung streaming scale, dan membuka ratusan ribu client yang menghasilkan data.

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.