Dorong Pemerataan Kredit, Bank Sampoerna Siap Serap Kebutuhan Pendanaan Mitra Fintech

 

Memposisikan diri sebagai bank yang mendukung pemberdayaan UMKM, PT Bank Sahabat Sampoerna (“Bank Sampoerna”) siap menyerap kebutuhan pendanaan dari financial technology (fintech) dalam mendorong terjadinya pemerataan penyaluran kredit, terutama kepada UMKM hingga ke pelosok wilayah.

Komitmen tersebut terefleksi dari lebih dari 60% porsi penyaluran kredit Bank Sampoerna saat ini, yang khusus ditujukan untuk membantu pelaku UMKM. Hal ini didukung oleh kolaborasi jangka panjang bersama sejumlah fintech, BPR, koperasi, dan mitra strategis lainnya.

Direktur Bank Sampoerna, Hendra Rahardja menyampaikan, pihaknya menyadari kunci pemerataan dalam penyaluran kredit kepada UMKM adalah sinergi dan kolaborasi bersama sejumlah institusi keuangan, seperti fintech dan koperasi. Institusi tersebut merupakan garda depan yang dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok dalam menyalurkan kredit.

“Kolaborasi tersebut menjadi aspek kunci dalam mendorong pemerataan ekonomi serta membuka lebih banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang ada, kami berkomitmen untuk mendorong percepatan pertumbuhan usaha pelaku UMKM menjadi lebih baik, terutama melalui digitalisasi UMKM,” ujar Hendra, Senin ( 20/10/2025).

Saat ini lebih dari 50 perusahaan fintech penyelenggara payment gateway, penyelenggara transfer dana dan remitansi, merchant aggregator, P2P lending, BPR, perusahaan multifinance, koperasi, dan institusi keuangan lainnya telah menjalin kemitraan dengan Bank Sampoerna untuk mendukung penyaluran kredit dan digitalisasi UMKM.

Hendra menegaskan, Kolaborasi yang telah berlangsung dengan mitra strategis, selain memberikan kesempatan bagi korporasi untuk menyalurkan kredit, tetapi juga untuk menyediakan layanan Bank as a Service (BaaS) yang prima. Layanan tersebut memungkinkan Bank Sampoerna menjadi penyedia solusi keuangan digital, yang memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Layanan BaaS menjadi perpanjangan tangan kami dalam menjangkau lebih banyak nasabah. Hal ini didukung juga oleh inisiatif literasi digital kami kepada pelaku UMKM agar mereka dapat memanfaatkan layanan digital yang kami dan mitra strategis sediakan untuk kesinambungan usaha mereka,” ungkapnya.

Dalam hal dukungan pada masyarakat umum, Bank Sampoerna juga terus mengambil peran dalam meningkatkan peningkatan literasi keuangan di daerah melalui perhelatan Sampoerna Fest yang telah berlangsung kurang lebih 2 tahun.

Pada tahun 2025 ini, Sampoerna Fest telah sukses dilaksanakan di Palembang, Samarinda dan Makassar dan akan dilanjutkan ke Pekanbaru di tanggal 25 Oktober mendatang. Acara ini juga menyoroti layanan keuangan digital khususnya bagi generasi muda, juga diharapkan dapat memberikan dampak dalam meningkatkan indeks literasi keuangan.

“Melalui berbagai inisiatif ini, kami berharap dapat membangun lanskap keuangan yang lebih inklusif dan memberikan nilai tambah bagi nasabah serta seluruh mitra strategis Bank Sampoerna,” tutup Hendra.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses