Tujuh Tips Aman Berinternet dari Psikolog

  • Bagikan
Gambar: https://www.menitinfo.com

EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Pengguna internet kini sudah dalam segala kalangan dan usia, akan tetapi saat berbicara penggunaan internet untuk anak, maka harus dicermati kembali.

Sebab selain dampak positifnya yang mempermudah dalam pencarian informasi, sebagai sarana hiburan, untuk menumbuhkan kreativitas, ada dampak negatif internet seperti membuat anak menjadi kecanduan, serta menjadi penyebab anak anti sosial karena sibuk bermain gawai.

“Hal yang perlu diingat ketika anak-anak belajar internet,” kata Sophie Beatrix, Psikolog Praktisi dalam bidang Pendidikan dan Industri saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, pada Senin (13/9/2021).

“Dari lingkungan adalah kerentanan di dunia maya berupa berita hoaks, perundungan cyber, pornografi, hingga predator anak sehingga anak perlu diawasi dalam pemakaian internet,” masih kata Sophie.

Lebih lanjut Sophie memberikan Tujuh  menciptakan keamanan anak saat berinternet, antara lain:

1.Batasi screen time anak Anda, dengan membatasi berarti menghindari dari kecanduan.

2.Awasi komputer dan gadget yang digunakan oleh anak, agar orangtua bisa selalu waspada.

3.Telusuri aktivitas anak di dunia maya, hal ini agar menghindari dari orang asing yang mungkin saja merupakan predator anak.

4.Berikan panduan atau tetapkan aturan dengan anak saat menggunakan gawai, agar anak bisa disiplin.

5.Komunikasi yang terbuka dan jadilah sahabat.

6.Ajarkan empati dan simpati, serta latih tanggung jawabnya agar menghindarkan anak melakukan cyberbullying.

7.Jadi contoh yang baik untuk anak. Tentunya anak akan melihat kebiasaan orangtua dalam memakai internet, sehingga akan menirunya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Daniel Hermansyah, CEO of Kopi Chuseyo, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, dan Monica Eveline, Digital Strategis Diana Bakery.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 124 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.