PREMIUM KONTEN

TikTok Kerja Sama dengan IGI dan JSDI Dukung Pendidikan Indonesia

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Eksekutif.com – Menjelang momentum Hari Guru Nasional, TikTok mengumumkan kerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) untuk menyelenggarakan workshop webinar bertajuk “Memaksimalkan Platform Video pendek untuk Pendidikan” kepada lebih dari 1000 guru di seluruh Indonesia.

Berdasarkanhasil survei dari Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dan Wahana Visi Indonesia, disebutkan bahwa 95% setuju untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau kombinasi bahwa setelah pemerintah pusat memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuka kembali sekolah. Dari survei yang sama, ditemukan bahwa lebih dari sebagian guru membutuhkan pelatihan digital tingkat lanjut.

Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum, Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) menjelaskan. “Pengadopsian teknologi dalam dunia pendidikan itu merupakan suatu keniscayaan, yang akhirnya didorong dengan terjadinya pandemi ini. Para guru perlu selalu belajar mengikuti perkembangan teknologi, agar dapat terus menyampaikan materi pengajaran yang efektif kepada para pelajar,”.

Untuk mendukung kebutuhan para guru ini, TikTok Indonesia, bersama dengan IGI dan JSDI, akan mengadakan webinar di 10 kota di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh, Makassar, hingga Maluku.

Webinar ini akan memberikan pengenalan tentang TikTok, kreasi konten, keamanan digital, dan pemanfaatan platfrom tersebut untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para guru. Diselenggarakan mulai bulan Desember 2020, webinar ini diharapkan dapat menjangkau lebih dari 1000 guru.

Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia, mengatakan “Di TikTok, Kami memahami bagaimana tantangan bagi edukasi terutama para guru di era pandemi ini. Karena itu, kami berharap melalui kerjasama ini, kami dapat mendukung para guru, dosen dan pelaku pendidikan lainnya untuk dapat memaksimalkan penggunaan video singkat sebagai wadah alternatif yang kreatif dan mudah dipahami oleh generasi muda Indonesia.”

Semua ini sejalan dengan tujuan kami meluncurkan Sama-Sama Belajar di awal tahun, untuk ajak siapapun memperkaya diri dengan ilmu di mana saja dan kapan saja. Ujar Angga saat Zoom conference bersama media, Selasa (24/11/20).

Ikatan Guru Indonesia dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia sebagai organisasi guru, dosen, dan pemerhati pendidikan di Indonesia menyambut baik kolaborasi ini.

“TikTok merupakan platform yang sedang ramai digunakan oleh para pelajar. Dengan berlatih membuat konten di TikTok untuk mendukung kegiatan mengajar, para guru dapat merangkul dan menjangkau para pelajar dengan lebih efektif karena mengikuti bahasa yang sudah mereka pahami,” lanjut Ramli.

Webinar “Memaksimalkan Video Pendek untuk Pendidikan” ini merupakan bagian dari program #SamaSamaBelajar yang diluncurkan TikTok pada bulan Mei lalu. Program yang mendorong konten berbasis edukasi atau skill ini telah mendapatkan lebih dari 35 miliar views dan membawa konten edukasi sebagai salah sau dari top konten di TikTok. Pungkas Ramli.

 

 20 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.