Peran Komunitas Akademik dalam Dunia Pendidikan di Era Digital

  • Bagikan
Gambar: http://www.tzuchi.or.id

Eksekutif.com Perkembangan teknologi informasi telah memengaruhi sendi-sendi kehidupan manisia salah satunya proses belajar mengajar.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini di mana kegiatan belajar dari rumah telah menjadi solusi utama guna menekan angka infeksi Covid-19.

Hanya saja, proses pembelajaran jarak jauh atau PJJ sedikit banyak telah menimbulkan perdebatan di masyarakat. Beberapa musababnya adalah akses internet terbatas hingga kebutuhan alat seperti ponsel pintar yang cukup mahal.

Di sisi lain, Seno Soebekti, Pembina Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika memaparkan bahwa kendala PJJ tak hanya dirasakan oleh siswa dan orangtua siswa, tetapi juga tenaga pengajar.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya tenaga pengajar untuk bergabung dalam komunitas akademik di era digital seperti sekarang.

“Komunitas akademik adalah kelompok atau kumpulan orang yang berinteraksi dalam bidang akademis untuk mencapai suatu tujuan bersama,” kata Seno saat berbicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/7/2021).

Ia melanjutkan, saat ini ada beragam komunitas akademik yang diisi oleh tenaga pengajar mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi.

“Ada juga komunitas berdasarkan profesi, penelitian, bidang yang diajarkan. Komunitas ini bertanggungjawab untuk pembangunan pendidikan Indonesia,” tambah Seno.

Dalam webinar tersebut, Seno juga membagikan tips dan solusi berkelanjutan dalam kaitannya mengajar di masa pandemi seperti saat ini.

Pertama, selalu berpandangan optimis pada anak atau siswa dan jangan sampai rendahkan mereka.
Kedua, ikut grup sesuai kompetensi di berbagai platform.
Ketiga, ajak rekan akademisi lain untuk bergabung menjadi tim yang dapat membantu sesama.
Keempat, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring atau dengan berbagai metode pembelajaran menarik dan melalui platform yang ada.

Kelima, coba undang narasumber yang dapat memotivasi siswa dan membuka wawasan dan pengetahuan di masa yang akan datang.
Keenam, buat web atau blog yang menyediakan sumber daya belajar yang gratis. Dan terakhir, penyebarluasan aplikasi dan penggunaannya yang berguna bagi pendidik seperti Zoom, Google, discord dll.

Terkait peran serta komunitas akademis dalam perilaku digital sehat, Seno meminta agar lembaga pendidikan, orangtua dan guru mulai bekerjasama.
Ia juga mengharapkan munculnya kebiasaan baik, meski harus dilakukan secara online.

“Misal mulai dari hal sederhana seperti memulai dan mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan berdoa sehingga kebiasaan baik bisa diterapkan di era digital,” tambahnya.
Selain itu, penting juga selalu mengingatkan siswa untuk mematuhi tata tertib, menggunakan bahasa yang baik dan benar, dan membatasi kegiatan online agar tidak terlalu lama. “Terakhir, memberikan tugas kepada siswa yang bisa dikerjakan bersama anggota keluarga lainnya,” pungkas Seno.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia.

Selain Seno Soebekti, hadir juga dalam webinar tersebut Founder Gifu Cyntia Jasmine, Creativepreneur Danan DNA, Kepala UPT IT dan FT Universitas Islam Syekh dan Inge Indriani Bakrie.
Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 115 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *