Mengubah Kebiasaan Konsumtif Menjadi Produktif di Era Internet

  • Bagikan
Gambar: https://www.ie.edu/

EKSEKUTIF.COM, JAKARTAPengguna internet terus bertambah, apalagi dengan kondisi pandemi yang semuanya memanfaatkan jaringan dan teknologi untuk berkomunikasi, bekerja, belajar, belanja, hingga mengakses hiburan.

Kini di Indonesia penggunanya sudah mencapai 202,6 juta di antaranya mayoritas mengakses melalui mobile seluler dan terdapat 170 juta pengguna aktif yang memanfaatkan platform media sosial.

“Internet bisa menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi pengguna. Namun, penggunaannya haruslah sehat dan aman karena internet pun memiliki sisi negatif,” kata Ridho Wibowo, Instruktur Virtual Coordinator Training Jawa Barat, saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I,  pada Selasa (21/9/2021).

Internet memiliki manfaat untuk mencari informasi, data gambar dan pengetahuan, sebagai sarana hiburan, serta penyegaran pikiran untuk anak-anak.

Selain itu, internet juga bermanfaat sebagai sarana pembelajaran yang interaktif untuk berbagai bidang ilmu pengetahuan. Serta sarana untuk mengoleksi gambar, lagu, video dan hal yang menari adalah internet bisa menghasilkan uang.

Berbagai platform media sosial seperti Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube bisa menjadi sumber penghasilan. Apa saja yang bisa dilakukan di Instagram?

Perbanyak followers, menjadi selebgram, berjualan di Instagram, menjual jasa, ikut lomba foto, ikut kuis, jasa titip beli barang dan mencari sponsor.

Sementara di TikTok yang tengah booming sebagai media sosial, penggunanya dapat membuat branding image, mengunggah konten bermanfaat, menjadi influencer, membuat konten berbayar, hingga meluncurkan musik.

Melihat ketertarikan netizen Indonesia yang aktif di media soaial, YouTube merupakan platform video teratas. Setiap orang bisa membuat konten vlog, video tutorial, unboxing, dan podcast.

Spesifik di YouTube yang mengambil kekuatan audio dan visual, pembuat konten harus memerhatikan beberapa strategi.

Seperti rutin untuk mengunggah konten, memerhatikan durasi video agar pas dan tidak terlalu lama, serta rutin membagikannya di platform media sosial lainnya.

Tentunya untuk menghasilkan uang melalui YouTube pembuat konten harus fokus, monetisasi, minimal memiliki 1.000 subscriber, dan 4.000 jam tayang.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Puguh R. Ismail, Instruktur Edukasi4ID, Leli Rahman, guru PJOK/Wakabid Kesiswaan SMAN 1 Cisarua Bogor dan Anna Agustin, Managing Partner di Indonesia Global Lawfirm.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.

Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 177 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.