Maksimalkan Penjualan Online Lewat Media Sosial, Begini Caranya

  • Bagikan
Gambar: https://economy.okezone.com

Eksekutif.comMedia sosial tidak hanya bisa digunakan untuk silaturahmi dan membangun jaringan. Bagi Anda yang berjualan secara online, media sosial juga bisa digunakan untuk mendatangkan cuan.

Henry Victor Herlambang, Co Founder Kadobox.id mengatakan, penggunaan media online untuk memaksimalkan penjualan penting unntuk menumbuhkan bisnis.

“Sosmed bisnis kita penting untuk menumbuhkan peminat, anggap saja sebagai etalase online. Nanti peminat bisa langsung diarahkan untuk mengunjungi marketplace toko online kita,” tutur Henry, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (21/7/2021).

Tentu saja karena berfungsi sebagai etalase, tidak bisa sembarangan mengunggah foto produk yang dijual begitu saja di media sosial.

Henry mengatakan penting bagi penjual untuk menampilkan foto yang menarik. Caranya bisa dengan belajar teknik fotografi produk atau menggunakan jasa fotografer profesional.

Ia juga menyebut selain foto yang menarik, laman media sosial toko juga perlu ditambahkan deskripsi produk. Tulis keunggulan produk yang dimiliki agar peminat lebih tertarik membeli produk kita daripada saingan.

Untuk memaksimalkan promosi lewat media sosial, Henry menyebut bisa juga menggunakan jasa influencer. Di sini, penting bagi penjual untuk melakukan riset terkait influencer yang akan di-endorse.

“Harus dilihat juga target marketnya siapa, influencer kontennya apa, relate gak sama produk kita. Jangan lupa untuk sertakan link juga, jadi peminat dari sosmed bisa langsung menuju marketplace untuk membeli,” tambah Henry.

Promosi melalui media sosial kini semakin mudah, kata Henry, seiring bertambahnya jumlah media sosial yang bisa digunakan.

“Ada FB, ada Instagram, sekarang ada lagi TikTok. TikTok ini dahsyat juga dan mudah viral, gampang juga diarahin ke marketplace,” papar Henry.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam webinar kali hadir juga, Aisyah Kamaliah, jurnalis detik.com, Arie Syarifuddin dar, Jatiwangi Art Factory, Benny Daniawan dosen Universitas Buddhi Dharma, dan Fanny Fabriana sebagai key opinion leader.

Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 115 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *