Kecenderungan Perilaku Buruk di Internet Berkaitan Rendahnya Literasi Digital

  • Bagikan
Gambar: https://www.unpi-cianjur.ac.id/

EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Survei Microsoft Digital Civility Index 2021 yang dipublikasikan pada Februari lalu mengungkapkan bahwa warganet Indonesia paling tidak sopan se-Asia Tenggara. Bertambahnya skor ketidaksopanan pada orang dewasa di Indonesia ditenggarai peningkatan hoaks dan penipuan.

“Dari survei tersebut, terdapat kecenderungan orang dewasa yang berperilaku buruk di internet, penyebabnya berkaitan dengan rendahnya tingkat literasi,” kata Nikita Dompas seorang Producer dan Music Director saat menjadi nara sumber di webinar Literasi Digital wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (30/9/2021).

Sementara itu, Lembaga analisis Katadata Insight Center (KIC) dalam survei di tahun 2020 bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengungkapkan bahwa Gen X (usia 40-55) secara umum memiliki literasi digital yang lebih buruk dari kelompok remaja dan milenial muda. Hal tersebut kemudian diperparah ketika mereka menggunakan media sosial percakapan terutama What’sApp untuk menyebarkan berita dan informasi.

Pakar media sosial Ismail Fahmi, sempat menyebutkan penyebab orang Indonesia lebih berani di media sosial yakni karena dunia maya dan nyata masih dianggap dua hal yang berbeda. Kebanyakan orang Indonesia merasa sungkan ketika bertatap muka secar langsung, termasuk sungkan menyatakan pendapat.

Akan tetapi di media sosial jika ada sesuatu yang memunculkan rasa ketidaksetujuan mereka lebih bebas mengutarakan. Padahal begitu sedang online seperti halnya di dunia nyata, setiap orang tetap harus saling menghormati saat berinteraksi tak jauh bedanya di dunia nyata.

Webinar Literasi Digital wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pada webinar hadir pula nara sumber lainnya seperti Sandy Natalia, Co-Founder of Beauty Cabin, Loka Hendra, Head of Food & Beverage Cinepolis Indonesia, dan Benny Daniawan, Dosen Sistem Informasi Universitas Buddhi Dharma.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 148 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.