JPMorgan Tercatat Miliki Saham Emiten Gabriel Rey

Gabriel Rey, kian optimistis prospek besar TRUK.

EKSEKUTIF.com- JPMorgan Chase Bank N.A. Singapore Branch, tercatat menguasai 21,75 juta saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), setara dengan 5% dari total saham perseroan. Informasi tersebut merujuk pada data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dikutip pada (29/10/2026).

PT TRUK,  perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding), belakangan menjadi perhatian pasar seiring masuknya Gabriel Rey dan Andry Hakim dalam struktur kepemilikan saham perseroan. Berdasarkan harga saham TRUK sebesar Rp6.025, nilai kepemilikan yang tercatat atas nama JPMorgan Chase Bank diperkirakan mencapai Rp131 miliar.

Pencatatan kepemilikan saham tersebut berlangsung ketika harga TRUK mengalami kenaikan cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir. Pada September 2026, saham TRUK masih berada di kisaran Rp1.715. Harganya kemudian meningkat hingga mencapai level Rp6.025 pada penutupan perdagangan 21 Oktober 2026.

Sebagaimana dilansir dalam rilis pers, baru-baru ini, selama tiga bulan terakhir, saham TRUK membukukan kenaikan sebesar 1.341%. Kendati demikian, perdagangan saham perusahaan saat ini sedang dihentikan sementara atau disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kepemilikan Gabriel Rey dan Andry Hakim

Pergerakan harga saham TRUK kian terjadi bersamaan dengan perubahan susunan pemegang saham perusahaan. Gabriel Rey melalui PT Pukul Rata Kanan dan Andry Hakim melalui PT Hakimson Growth Capital merupakan dua pihak yang tercatat dalam perkembangan kepemilikan saham tersebut.

Perubahan komposisi pemegang saham itu berlangsung dalam periode yang berdekatan dengan penguatan harga TRUK. Namun, PT Pukul Rata Kanan dan PT Hakimson Growth Capital merupakan dua entitas yang tidak memiliki hubungan afiliasi.

Sementara itu, TRUK juga menghadapi rencana aksi korporasi berupa penawaran tender sukarela (voluntary tender offer/VTO). Dalam aksi tersebut, PT Pukul Rata Kanan berencana melakukan pembelian hingga 65,25 juta saham tambahan TRUK dengan harga penawaran Rp740 per saham.

Apabila seluruh saham yang menjadi objek penawaran dibeli, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp48,3 miliar.

Mengacu pada jadwal yang telah disampaikan, periode penawaran direncanakan berlangsung mulai 6 November hingga 7 Desember 2026, setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

.