Dampak Besar Perkembangan Budaya Lewat Film di Era Digitalisasi

  • Bagikan
Gambar: https://hot.detik.com

JAKARTA,– Film bisa menjadi salah satu penyebaran budaya terbaik, sebab film bisa dibilang sebagai karya broadcast tertinggi. Film juga memberikan dampak yang cukup bisa menyentuh sisi humanisme, misalnya sebuah film yang mengungkap kehidupan satwa laut hingga bisa mengubah peraturan.

“Sebuah budaya, sebuah konten, karya kemudian bisa speak up itu menurut saya harus mempunyai unsur pembeda yang luar biasa dan punya rasa,” ujar Reza Hidayat, CEO Oreima Films, saat menjadi pembicara di webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, Rabu (21/7/2021).

Untuk mencapai itu, Reza sebagai produser yang telah membuat belasan film pun memberi rahasia unsur pembeda tersebut dengan memberikan rasa pada film, dengan mendedikasikan film tersebut untuk orang tercintanya. Tentunya film yang dibuat pun akan berisi hal positif dan bisa menjadi sarana penyebaran budaya yang baik.

Saat ini menurut Reza, perkembangan budaya lewat konten pun sudah sangat luar biasa. Bila dulu sebuah tayangan hanya bisa dilihat di TV maupun bioskop, sekarang berbagai produksi konten bisa diputar berulang-ulang di banyak platform seperti YouTube, Netflix, dan sportify. Oleh karenanya konten masa kini harus bersifat relevan dan tak lekang waktu hingga minimal 5-10 tahun mendatang.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Klemes Rahardja, Founder The Enterpreneur Society, Vivi Andriyani, Marcom & Promotion Specialist, dan Roky Tampubolon, seorang Praktisi Hukum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 114 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *