Chitra Paratama Buktikan Kualitas Inovasi Raih Award Internasional IQPC 2022

Foto bersama, (kiri ke kanan): TE leader& innovation Chitra Paratama- Arif Maulana Ghafar, Head of BPI Dept Chitra Paratama - Bardynia Susi, Technical engineer Chitra Paratama - Muhammad Alqadim.

EKSEKUTIF.comPT Chitra Paratama (Chitra Paratama), anak perusahaan dari PT Mahadana Dasha Utama (MahaDasha), sukses meraih penghargaan tertinggi “Excellent” di ajang kompetisi inovasi internasional, International Quality Productivity Convention (IQPC) 2022 yang digelar di Bali pada tanggal 24-27 Oktober 2022.

Kemenangan ini diraih Chitra Paratama melalui Project Suggestion System, CAMOS (Chitra Mobile Aplication System), yang dibawakan oleh Arif Maulana Ghafar dan Muhammad Alqadim. CAMOS merupakan aplikasi yang dibuat untuk mendukung aktivitas analisa tire (ban) yang terintegrasi dengan tools digital pressure gaude dan chitra tyre system. Di dalamnya meliputi fitur dan menu TKPH calculator, pressure gauge digital, site condition, smart pressure monitoring, chitra tyre system dan fleet list management.

Sebagai informasi, project CAMOS ini juga pada tahun lalu berhasil menyabet penghargaan “Platinum” di ajang TKMPN (Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional) 2021 lalu, sebuah ajang kompetisi continuous improvement tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT Wahana Kendali Mutu dan AMMPI (Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia).

Direktur Utama Chitra Paratama, Herry Herman menjelaskan, keikutsertaan dalam ajang IQPC 2022 ini merupakan langkah penting bagi Chitra Paratama dalam menguji sekaligus mengadopsi kematangan penerapan inovasi terkait penciptaan produk dan proses improvement di berbagai lini demi menjawab kebutuhan pelanggan & stakeholder lainnya. “Kepesertaan ini sekaligus bentuk komitmen Chitra Paratama dalam mewujudkan visi sebagai “Leader in Mining Tire Solutions”,” jelas Herry Herman dalam keterangannya kepada media, baru-baru ini.

Lebih lanjut Herry menerangkan, pengimplementasian CAMOS berhasil membawa hasil positif baik terhadap klien maupun Chitra. “Pengimplementasian CAMOS berhasil menurunkan jumlah scrap ban di seluruh site customer Chitra sebesar 73%, lifetime tire pelanggan tumbuh 13%, selain itu Chitra juga berhasil memeroleh tambahan income signifikan, serta revenue dari central service Chitra bertumbuh 12% dengan adanya CAMOS ini. Sehingga kami sangat gembira dengan keberhasilan inovasi CAMOS ini,” jelas Herry.

IQPC sendiri diselenggarakan oleh Indonesian Quality and Productivity Management Association (IQPMA) atau Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia serta Wahana Kendali Mutu (WKM), dan didukung oleh Kementerian Perindustrian, Asian Productivity Organization (APO) serta Asia Pacific Quality Organization (APQO). Sejak pertama kali digelar di tahun 2012, ajang IQPC diikuti oleh berbagai jenis usaha dan industri dalam mempertandingkan berbagai inovasi di perusahaannya masing-masing.

IQPC 2022 sendiri merupakan ajang kompetisi inovasi internasional yang tahun ini pesertanya datang dari 10 negara yaitu Rusia, USA, Japan, Fiji, Srilanka, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura dengan total peserta sebanyak 114 tim. Total terdapat 10 kriteria untuk menentukan kemenangan para jawara yakni di antaranya: analysis problem and solution, degree of difficulty, evaluation accuracy, presentation and culture sharing, dan lain sebagainya.

Melalui penghargaan ini, Herry lebih lanjut mengharapkan agar dapat meningkatkan semangat seluruh insan Chitra Paratama secara khusus dan MahaDasha Group pada umumnya untuk terus berinovasi dan menggaungkan semangat continuous development di mana pun berada. “Sehingga, nantinya diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra Chitra Paratama serta tentunya MahaDasha Group di kancah nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

Kiprah Perusahaan 

Sebagai catatan, PT Chitra Paratama (Chitra) adalah perusahaan importir tunggal ban Michelin (earthmover series) di Indonesia, yang berada di bawah naungan PT Mahadana Dasha Utama (MahaDasha). Perusahaan terus melakukan pengembangan dengan menyediakan produk pendukung lainnya, seperti wheels & rims, tire handler, tools & accessories dengan berbagai merek terkemuka dalam jajaran produknya. Sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan bisnis, Chitra saat ini menyediakan solusi terpadu dalam bentuk repair, retread, service & tire management.

Dengan infrastruktur serta pengembangan sistem yang telah dilaksanakan oleh perusahaan, Chitra siap menjadi penyedia sistem solusi ban yang lengkap dan terpadu bagi berbagai segmen, baik mining maupun non-mining yang bertujuan untuk mendekatkan produk dan layanan kebutuhan pelanggan, serta menjadi yang terdepan sekaligus pemimpin pasar di industri ban Indonesia.

Sedangkan MahaDasha (PT Mahadana Dasha Utama) yang didirikan pada tahun 2010 merupakan anak perusahaan dari Grup TMT (PT Tiara Marga Trakindo) yang berfokus pada pengelolaan beragam portofolio bisnis dari Grup. MahaDasha ditujukan untuk mengoptimalkan pendapatan dari berbagai anak perusahaan yang dimilikinya dan menciptakan keseimbangan bagi portofolio bisnis Grup TMT.

MahaDasha saat ini mengelola langsung brand supermarket bernama LOKA Supermarket dan membawahi beberapa anak perusahaan yang usahanya mencakup solusi alat transportasi terpadu untuk industri tertentu (distributor truk alat berat), solusi terpadu ban, solusi teknologi informasi terintegrasi, properti, ritel konsumen, restoran, FMCG, dan pengolahan makanan.

Saat ini, MahaDasha melakukan pengawasan dan tata kelola beberapa anak perusahaan, yaitu:
• PT Chakra Jawara (CJ), bergerak di bidang solusi alat transportasi terpadu khususnya distributor utama truk heavy duty merek IVECO
• PT Chitra Paratama (Chitra), yang merupakan dealer terbesar di Indonesia untuk ban Michelin (earthmovers) serta solusi terpadu ban untuk berbagai segmen lainnya
• PT Mitra Solusi Telematika (MST), yang merupakan perusahaan penyedia jasa solusi Teknologi Informasi (TI) terpadu
• PT Triyasa Propertindo (Triyasa), bergerak di bidang properti baik untuk perkantoran maupun residensial yang mengusung konsep green development
• PT Generasi Mutiara Bangsa (GMB), bergerak di bidang penyediaan makanan dan minuman (restoran), pemegang lisensi merek Carl’s Jr. di Indonesia.
• PT Wiryamanta Sadina (WS), bergerak di bidang penyediaan makanan dan minuman (restoran), pemegang lisensi merek Wingstop di Indonesia.

Disamping itu, MahaDasha juga dipercaya oleh TMT untuk melakukan supervisi terhadap dua anak usaha TMT yaitu CSULfinance yang mengkonsentrasikan bisnisnya pada penyediaan solusi pembiayaan, serta PT Halla Mohana yang bergerak di industri hospitality khususnya pembangunan mal (pusat perbelanjaan) dan hotel.

#ACH

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.