Bukber Hotel Bidakara Sambil Rayakan HUT ke-28 — Berbagi Kebahagiaan untuk 200 Anak

EKSEKUTIF.com Bukber Hotel Bidakara Rayakan 28 Tahun: Dari Ruang Konvensi ke Ruang Empati

Aroma takjil dan hidangan berbuka menyatu dengan tawa anak-anak yang berlarian kecil di lobi hotel.

Sore itu, Sabtu, 28 Februari, suasana di Hotel Bidakara Jakarta terasa berbeda. Ramadan datang bersamaan dengan penanda usia: 28 tahun perjalanan hotel yang selama ini dikenal sebagai simpul pertemuan bisnis, seminar, hingga pengajian akbar di ibu kota.

Dan pada petang itu, ruang-ruang pertemuan tak dipenuhi setelan jas dan presentasi korporasi. Sekitar 200 anak dari panti asuhan dan komunitas sekitar hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas sebagai experience program.

Sejak siang, mereka diajak berkeliling mengenal wajah hotel—dari kamar, ballroom, hingga fasilitas pendukung lain yang biasanya hanya mereka lihat dari luar.

Bagi sebagian anak, ini adalah pengalaman pertama menapaki lorong hotel berbintang.

Ada yang terpaku memandangi lampu gantung besar di ruang pertemuan. Ada pula yang tak henti tersenyum saat mencoba duduk di kursi-kursi empuk ruang konferensi. Hotel yang selama ini identik dengan agenda formal, sore itu berubah menjadi ruang belajar dan bermain.

Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan PT Mekar Prana Indah—pengelola hotel—mulai dari Komisaris Utama Budi Hanoto, Komisaris Andri Prasmuko, Direktur Utama Hilman Tisnawan, Direktur Bisnis dan Komersial Ferry Oktavian, hingga General Manager Wisnu Reza.

Kehadiran mereka memberi pesan bahwa kegiatan sosial bukan sekadar pelengkap kalender, melainkan bagian dari arah kebijakan perusahaan.

Dalam sambutannya, Hilman Tisnawan menyebut usia ke-28 sebagai fase kematangan. “Hotel ini tidak hanya menjadi tempat pertemuan dan konferensi, tetapi juga ruang kebersamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen untuk terus menyediakan layanan profesional sekaligus membuka ruang bagi kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Hotel Bidakara berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Indonesia (YKKBI) dan Dana Pensiun Bank Indonesia. Dukungan lembaga tersebut, menurut manajemen, menjadi fondasi yang menjaga kesinambungan operasional sekaligus memungkinkan program tanggung jawab sosial terus berjalan.

Kolaborasi dengan Majelis Ta’lim Al-Fatah yang telah terjalin dua tahun terakhir memperkuat agenda berbagi ini.

Perwakilannya, Mira Sanwitana, menyampaikan apresiasi atas konsistensi hotel menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan. Tahun ini, sekitar 200 anak kembali merasakan manfaat program tersebut.

Sebagai simbol keberlanjutan kerja sama, kedua pihak saling menyerahkan plakat. Prosesi singkat itu menjadi penanda bahwa sinergi sosial akan terus dirawat, bahkan ketika sorotan perayaan telah usai.

Menjelang azan magrib, anak-anak duduk berjajar rapi. Doa dipanjatkan. Gelas-gelas minuman terangkat bersamaan, memecah puasa dan keheningan sejenak.

Di usia yang ke-28, perayaan Hotel Bidakara bukan sekadar hitung-hitungan tahun. Ia menjadi refleksi bahwa keberhasilan bisnis tak berdiri sendiri—ia menemukan maknanya ketika bersentuhan dengan empati.

Ramadan tahun ini, hotel itu kembali menegaskan satu hal: ruang pertemuan bisa berubah menjadi ruang harapan, ketika pintunya dibuka lebih lebar bagi mereka yang membutuhkan.

sumber: https://www.hariankami.com/kami-liputan/23616798591/bukber-hotel-bidakara-sambil-rayakan-hut-ke-28-berbagi-kebahagiaan-untuk-200-anak

 

 

Artis senior Mpok Atiek juga berultah di tanggal yang sama; foto bareng dengan awak SMN.