Berjualan via Instagram & Facebook? Begini Caranya!

  • Bagikan
Gambar: https://spreadprivacy.com/

Eksekutif.comBaru berjualan online, selain membuka toko di marketplace coba juga membuat di media sosial. Pilih media sosial yang paling banyak diburu untuk berjualan yaitu Facebook dan Instagram.

Untuk Facebook, segera buat halaman Facebook. Halaman ini memang dikhususkan untuk berjualan ataupun berkomunitas /kumpulan karena dapat dilihat insightnya seperti berapa jumlah yang melihat halaman kita, dan hal lainnya yang bisa dianalisa.

Dewi Tresnawati pengurus RTIK Indonesia mengatakan, media sosial untuk berjualan namun jangan lupa untuk tetap membuat konten menarik. Tidak harus yang selalu berkaitan dengan produk kita namun harus tetap disukai target market kita.

“Buat konten di Facebook lalu targetkan 100 like kemudian bergabung ke grup Facebook yang relevan dengan pelanggan. Misalnya kita jualan baju muslim coba gabung ke grup yang isinya ibu-ibu jangan lupa berkreasi dengan konten yang dibuat,” ujarnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/7/2021) siang.

Sedangkan untuk membuat Instagram bisnis diperlukan setidaknya 100 pengikut. Jangan lupa juga untuk menerbitkan foto, video dan kiriman menarik dengan hastag merek atau produk kita.

“Jika sudah di Instagram, kita dapat mulai menggunakan selebgram untuk mempromosikan produk kita. Hal itu dilakukan jika ingin langsung memiliki banyak follower dan tentu memiliki cukup modal,” tutur Dewi.

Setelah lebih dari dua bulan membuat halaman di Facebook jangan lupa kita juga dapat membuat konten yang lebih menarik namun berbeda dari biasa. Lakukan siaran live dengan tema berbagai topik yang hangat atau memberikan live sale.

Sedangkan untuk di Instagram, maksimalkan penggunaan InstaStory. Kita bisa lebih dekat lagi dengan followers, manfaatkan fitur fitur di Instagram

Sekitar 3 sampai 4 bulan setelah kita memiliki halaman di Facebook bangun kampanye iklan yang memenuhi tujuan pemasaran, tentu yang sesuai dengan segmen pelanggan. Coba menggunakan Ads reporting untuk mengukur keberhasilan kampanye iklan.

Tingkatkan kemampuan digital untuk membuat materi iklan yang menarik dengan aplikasi gratis seperti Canva, Adobe Photo Express, Photoshop Touch, Fresco Paint Pro dan lainnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/7/2021) siang juga menghadirkan pembicara Martin Anugerah (Kreator Konten Cameo Project), Ginna Desianan (RTIK Indonesia), Rita Gani (Unisba), dan Gabriela Citra sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 

 285 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.