Berita  

Archipelago Buka Hotel NEO Kota Baru Parahyangan Bintang Baru Bandung Barat

Bintang baru Bandung Barat: Hotel NEO Kota Baru Parahyangan
Peresmian NEO Parahyangan; John Flood, CEO Archipelago (kanan) dan Felix Setiawan, Director Bangun Lestari Parahyangan (kedua dari kanan)

EKSEKUTIF.com — Archipelago Buka Hotel NEO Kota Baru Parahyangan. Bintang Baru Bandung Barat

Executive Suite Bedroom

 

Sektor pariwisata Jawa Barat kembali mendapat suntikan optimisme. Setelah mencatat lebih dari 17 juta perjalanan wisatawan nusantara pada akhir tahun lalu dan tingkat hunian hotel berbintang yang sempat menyentuh angka 58 persen, geliat industri perhotelan di provinsi ini terus berlanjut.

Di tengah momentum tersebut, Archipelago—jaringan manajemen hotel terbesar di Indonesia—meresmikan Hotel NEO Kota Baru Parahyangan, hotel ke-22 Archipelago di Jawa Barat.

Hotel yang dikelola bersama CV Bangun Lestari Parahyangan ini resmi dibuka pada Selasa, 17 Desember 2025.

Kehadirannya menandai babak baru pengembangan akomodasi modern di kawasan Bandung Barat, khususnya di Kota Baru Parahyangan yang tumbuh sebagai kawasan hunian, bisnis, dan destinasi gaya hidup.

“Pembukaan Hotel NEO Kota Baru Parahyangan menegaskan komitmen kami untuk terus mendukung pertumbuhan pariwisata di Jawa Barat,” ujar John Flood, CEO Archipelago.

Menurutnya, pasar yang terus berkembang menuntut kehadiran hotel yang bukan hanya nyaman, tetapi juga relevan dengan kebutuhan wisatawan dan pelaku bisnis.

“Kami percaya hotel ini akan memberikan pengalaman menginap yang modern, nyaman, dan bernilai bagi seluruh tamu,” kata Flood.

Berlokasi di Jalan Panyawangan, jantung kawasan Kota Baru Parahyangan, Hotel NEO menawarkan posisi strategis.

Dari hotel ini, Stasiun Kereta Cepat Padalarang dapat dijangkau hanya dalam waktu sekitar delapan menit. Akses ini menjadi nilai tambah bagi tamu yang mengandalkan mobilitas cepat antara Bandung, Jakarta, dan kota-kota lain di Jawa Barat.

Hotel NEO Kota Baru Parahyangan memiliki 116 kamar dengan desain modern yang fungsional. Pilihan kamar terdiri dari empat tipe: Standard, Superior, Deluxe, dan Executive Suite.

Menyasar segmen wisatawan urban dan pebisnis, hotel ini juga dilengkapi fasilitas pertemuan yang memadai. Sundara Ballroom serta tiga ruang rapat—Denaya, Gantari, dan Baswara—disiapkan untuk kebutuhan MICE berskala kecil hingga menengah.

Untuk urusan kuliner, restoran Noodles Now menjadi andalan, menyajikan ragam menu Indonesia dan internasional yang dirancang praktis namun tetap akrab dengan lidah lokal.

Keunggulan lain hotel ini adalah kedekatannya dengan berbagai destinasi wisata di sekitar Bandung Barat.

Wahoo Waterworld dapat dicapai dalam waktu sekitar 10 menit, Parahyangan Golf Bandung sekitar 13 menit, Museum Geologi Karst Citatah sekitar 25 menit, dan Air Terjun Pelangi sekitar setengah jam perjalanan.

Kombinasi lokasi dan akses tersebut menjadikan Hotel NEO pilihan yang fleksibel bagi tamu rekreasi maupun perjalanan bisnis.

“Kami menyambut baik hadirnya Hotel NEO Kota Baru Parahyangan. Harapannya, hotel ini tidak hanya menjadi simbol baru kenyamanan dan keramahan di kawasan ini, tetapi juga memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi perkembangan pariwisata Jawa Barat,” ujar Felix Setiawan, Director CV Bangun Lestari Parahyangan.

Peresmian hotel ditandai dengan pemotongan pita yang melibatkan pihak owning company, manajemen Archipelago, serta perwakilan pemerintah Kabupaten Bandung Barat, termasuk Bupati, Dandim, Kapolres, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dengan pembukaan ini, Archipelago kembali menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam peta industri perhotelan nasional—sekaligus menambah satu titik baru dalam lanskap pariwisata Bandung Barat yang kian kompetitif.

sumber info: Archipelago Buka Hotel NEO Kota Baru Parahyangan Bintang Baru Bandung Barat – Harian Kami

Sundara Ballroom NEO Parahyangan