rilis  

TCL Hadirkan FreshIN 3.0 dan VoxIN, AC Pintar yang Bisa Diajak Bicara Tanpa Internet

TCL

Eksekutif.com — Di tengah persoalan polusi udara perkotaan, rumah semestinya menjadi tempat seseorang menemukan kenyamanan setelah menjalani aktivitas sepanjang hari. Namun, udara yang terasa sejuk belum tentu terbebas dari partikel debu dan polutan yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap pendingin ruangan yang tidak hanya mampu menurunkan suhu, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara, memberikan kenyamanan, dan memudahkan penggunanya dalam mengelola konsumsi energi.

Menjawab kebutuhan itu, TCL Indonesia memperkenalkan dua inovasi pendingin ruangan, yakni TCL FreshIN 3.0 AC dan TCL VoxIN AC, melalui keterangan pers tertanggal 29 Oktober 2026 di Jakarta.

Kedua perangkat tersebut menggabungkan teknologi penyaringan udara, pengendalian suara berbahasa Indonesia, konektivitas Wi-Fi, serta fitur pengelolaan energi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kemampuan mengoperasikan AC melalui perintah suara tanpa koneksi internet. Pengguna cukup mengucapkan “Hey TCL” untuk mengaktifkan pengendalian suara, kemudian memberikan instruksi sesuai kebutuhan.

Bagi TCL, inovasi ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan perangkat elektronik rumah tangga yang semakin dekat dengan kebiasaan dan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Ketika Udara Sejuk Belum Tentu Bersih

Persoalan kualitas udara tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan jalan raya dan memasuki rumah. Partikel halus, debu, alergen, serta berbagai kontaminan masih dapat ditemukan di lingkungan dalam ruangan.

Partikel PM2.5, misalnya, memiliki ukuran sangat kecil sehingga dapat terhirup dan mencapai bagian dalam sistem pernapasan. Paparan polusi udara menjadi salah satu faktor risiko kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama bagi kelompok rentan.

Dalam konteks inilah TCL mengembangkan FreshIN 3.0 AC, pendingin ruangan yang dirancang untuk membantu menghadirkan udara segar dari luar sekaligus menyaring partikel tertentu sebelum dialirkan ke dalam ruangan.

Perangkat tersebut mengandalkan FreshIN+ Technology yang dipadukan dengan sistem penyaringan empat lapis bernama QuadruPuri Filters.

Menurut keterangan TCL, teknologi tersebut mampu menyaring hingga 97,66 persen partikel PM2.5, sekaligus membantu mengurangi alergen dan bau tidak sedap.

Sistem penyaringannya terdiri atas Preliminary Filter, Silver Ion Antibacterial Layer, HEPA High Efficiency Filter, dan High-Density Filter.

Keempat lapisan itu memiliki fungsi penyaringan bertahap untuk membantu mengurangi debu, partikel halus, dan kontaminan yang terbawa aliran udara.

Meski demikian, angka efektivitas penyaringan tersebut merupakan klaim yang disampaikan produsen. Keterangan pers belum menyertakan rincian metode pengujian maupun kondisi pengukuran yang memungkinkan pembaca menilai hasilnya secara independen.

FreshIN 3.0 juga dilengkapi indikator visual berwarna yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kualitas udara di dalam ruangan.

Kehadiran fitur ini memperlihatkan perubahan pendekatan terhadap fungsi pendingin ruangan. AC tidak lagi semata diposisikan sebagai perangkat pengatur suhu, tetapi juga sebagai bagian dari pengelolaan kenyamanan lingkungan rumah.

Pendinginan Lembut untuk Kenyamanan Keluarga

Selain kualitas udara, kenyamanan hembusan angin menjadi perhatian dalam pengembangan FreshIN 3.0.

Melalui teknologi Gentle Breeze, TCL menggunakan 1.422 lubang mikro dan 18 bilah Soft Wind untuk membantu menyebarkan udara dingin secara lebih lembut dan merata.

Teknologi tersebut dirancang agar pengguna tidak terus-menerus menerima hembusan udara dingin secara langsung.

TCL juga menyebut perangkat ini memiliki tingkat kebisingan serendah 16 desibel pada kondisi pengoperasian tertentu.

Karakteristik tersebut ditujukan untuk mendukung kenyamanan saat beristirahat, bekerja, ataupun menjalani aktivitas sehari-hari di dalam rumah.

Dari sisi perawatan, FreshIN 3.0 dilengkapi sistem pembersihan otomatis pada unit dalam dan luar ruangan.

Prosesnya mencakup tahapan penghilangan embun, pembekuan, dan sterilisasi, serta teknologi Reverse Clean untuk membantu membersihkan kotoran yang menempel pada perangkat.

Fitur ini diharapkan dapat mendukung pemeliharaan performa pendinginan. Namun, pembersihan otomatis tidak serta-merta menggantikan seluruh kebutuhan pemeriksaan dan perawatan berkala.

Dari Remote Control ke Percakapan Sehari-hari

Perubahan menarik lainnya hadir melalui TCL VoxIN AC, perangkat yang mengedepankan kemudahan pengoperasian menggunakan perintah suara.

Dalam kehidupan sehari-hari, remote AC terkadang tertinggal di ruangan lain, terselip di antara bantal sofa, atau sulit ditemukan ketika dibutuhkan.

Melalui fitur Smart Voice Control, pengguna FreshIN 3.0 dan VoxIN dapat mengoperasikan perangkat cukup dengan berbicara dalam bahasa Indonesia.

Setelah mengucapkan “Hey TCL”, pengguna dapat memberikan instruksi seperti “Nyalakan AC”, “Ubah suhu ke 18 derajat”, atau “Atur ke suhu terdingin”.

Bahkan, menurut TCL, ungkapan percakapan seperti “Panas banget” dapat dikenali sebagai perintah untuk menyesuaikan pengaturan pendinginan.

Hal yang membedakan fitur ini dari sebagian sistem kendali berbasis layanan daring adalah kemampuannya bekerja secara offline.

Dengan demikian, pengendalian suara tidak harus bergantung pada koneksi internet untuk menjalankan fungsi yang didukung perangkat.

Kemampuan tersebut berpotensi memberikan kemudahan bagi pengguna yang menginginkan pengoperasian praktis tanpa harus selalu menggunakan remote atau aplikasi.

“Kami memahami bahwa konsumen Indonesia kini menginginkan lebih dari sekadar kesejukan, tetapi juga kualitas udara yang lebih baik dan kenyamanan yang terintegrasi dengan teknologi pintar. Melalui FreshIN 3.0 AC dan VoxIN AC, TCL terus menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus memberikan pengalaman hidup yang lebih sehat, praktis, dan berkualitas bagi keluarga Indonesia,” ujar Evan Tang, CEO TCL Indonesia, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

Kecerdasan Buatan dan Upaya Mengelola Konsumsi Listrik

Di tengah kebutuhan rumah tangga untuk mengelola pengeluaran listrik, efisiensi energi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih pendingin ruangan.

TCL membekali FreshIN 3.0 dengan teknologi TCL-AI Energy-Saving yang memanfaatkan kecerdasan buatan prediktif untuk mengoptimalkan pengoperasian perangkat.

Perusahaan mengklaim teknologi tersebut dapat menghemat konsumsi energi hingga 70 persen dibandingkan AC standar biasa dan lebih dari 37 persen dibandingkan AC inverter lainnya.

Angka itu perlu dipahami sebagai klaim produsen, bukan jaminan penghematan yang akan selalu diperoleh setiap rumah tangga.

Besarnya konsumsi listrik dalam penggunaan nyata tetap dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk luas ruangan, suhu yang dipilih, kondisi lingkungan, durasi pengoperasian, dan karakteristik perangkat pembanding.

Karena itu, informasi mengenai kondisi pengujian, kapasitas unit, serta parameter perbandingan menjadi penting bagi konsumen sebelum mengambil keputusan pembelian.

Rumah Pintar yang Bisa Dikendalikan dari Mana Saja

Kemudahan pengoperasian kedua produk tidak berhenti pada perintah suara.

FreshIN 3.0 dan VoxIN juga mendukung konektivitas Wi-Fi melalui aplikasi TCL HOME, sehingga pengguna dapat mengatur perangkat menggunakan telepon pintar selama koneksi yang diperlukan tersedia.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menyalakan atau mematikan AC, mengubah pengaturan suhu, dan menyesuaikan pengoperasian perangkat tanpa harus berada di dekat unit.

Sebagai contoh, seseorang yang sedang dalam perjalanan pulang dapat menyalakan AC lebih awal agar suhu ruangan terasa nyaman ketika tiba di rumah.

TCL HOME juga menyediakan fitur Electricity Consumption Visualization, yakni tampilan grafik untuk memantau penggunaan energi.

Informasi tersebut dapat membantu pengguna memahami pola konsumsi listrik dari waktu ke waktu dan mengevaluasi kebiasaan penggunaan pendingin ruangan.

Kedua perangkat turut mendukung integrasi dengan Google Home dan Alexa. Sementara itu, VoxIN dilengkapi fitur Smart OTA Update untuk pembaruan perangkat lunak.

Perpaduan teknologi tersebut memperlihatkan arah pengembangan perangkat rumah tangga yang semakin terhubung dengan ekosistem digital.

Teknologi Rumah Tangga dan Kebutuhan yang Semakin Manusiawi

Kehadiran FreshIN 3.0 dan VoxIN menggambarkan bagaimana inovasi pendingin ruangan mulai bergerak melampaui fungsi konvensionalnya.

Kebutuhan konsumen tidak lagi hanya berkaitan dengan seberapa cepat sebuah ruangan menjadi dingin, tetapi juga bagaimana perangkat dapat membantu menciptakan lingkungan yang nyaman, mudah dioperasikan, dan lebih terukur penggunaan energinya.

Bagi keluarga, kenyamanan rumah sering kali hadir melalui hal-hal sederhana: udara yang terasa segar setelah seharian beraktivitas, suasana kamar yang tenang saat beristirahat, serta kemudahan mengendalikan perangkat tanpa mengganggu kegiatan lainnya.

Namun, manfaat teknologi tetap perlu dinilai secara proporsional. Pendingin ruangan dengan fitur penyaringan udara bukan pengganti seluruh langkah menjaga kualitas udara dalam rumah, termasuk pengendalian sumber polusi, ventilasi yang sesuai, dan perawatan perangkat.

Begitu pula dengan teknologi berbasis AI. Kemampuan mengoptimalkan penggunaan energi perlu dilihat bersama kebutuhan aktual pengguna dan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui FreshIN 3.0 dan VoxIN, TCL menawarkan dua pendekatan yang saling melengkapi: peningkatan kualitas udara melalui teknologi penyaringan dan kemudahan pengoperasian melalui kendali suara serta konektivitas digital.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan inovasi rumah tangga bukan semata terletak pada banyaknya fitur yang ditawarkan, melainkan pada seberapa jauh teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, rumah yang nyaman tidak hanya membutuhkan udara sejuk. Ia juga membutuhkan lingkungan yang mendukung kesehatan, ketenangan, dan kualitas hidup penghuninya.