Pertanian Regeneratif dan Budidaya Kopi di Indonesia

EKSEKUTIF.com –– Budidaya kopi di Indonesia telah berlangsung  sejak  lama bahkan sebelum Indonesia merdeka. Seiring dengan perkembangannya, petani kopi  Indonesia telah berupaya untuk  terus meningkatkan produktifitas dan kualitas hasilnya.

Seiring  dengan  hal itu Louis Dreyfus Company (LDC) telah bekerja sama dengan petani kopi Indonesia sejak tahun 2015 untuk memperkenalkan dan memperluas penerapan praktik pertanian regeneratif, dengan tujuan memperkuat ketahanan lahan pertanian, memulihkan kesehatan tanah, dan mendukung produktivitas jangka panjang.

Upaya itu dilaksanakan melalui Stronger Coffee Initiative, sebuah inisiatif kolaboratif yang memanfaatkan pengalaman, jangkauan global, serta keahlian LDC dalam rantai pasok untuk memperkuat komunitas kopi, memulihkan kesehatan tanah, dan mengurangi dampak perubahan iklim melalui praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini berfokus pada tiga bidang, yakni kesejahteraan petani; produksi kopi rendah karbon; serta pertanian regeneratif yang disesuaikan dengan kondisi lokal.

Di Indonesia, hingga akhir tahun 2025, inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 20.000 petani kopi di Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Aceh melalui kombinasi pelatihan agronomi, layanan pendampingan di tingkat kebun, serta kemitraan.

Melalui pertanian regeneratif, inisiatif ini bertujuan untuk melestarikan dan memulihkan lanskap perkebunan kopi bagi generasi petani masa kini dan mendatang, dengan menerapkan program intervensi terstruktur dan dapat diperluas di tingkat kebun, khususnya dalam kesehatan tanah, konservasi keanekaragaman hayati, dan stabilitas produksi.

Kegiatan ini mencakup praktik agroforestri, Sekolah Lapang Petani (Farmer Field Schools) yang inklusif gender, serta layanan teknis yang dipimpin oleh generasi muda (Farmer Assistance and Support Team – FAST) yang membantu petani menerapkan hasil pelatihan secara langsung di lahan mereka, sehingga meningkatkan hasil panen dan pendapatan melalui pendampingan teknis serta dukungan layanan dan produk yang meningkatkan produktivitas.

Program pertanian regeneratif LDC di Indonesia melanjutkan komitmen perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1999 dan menjadi bagian dari ambisi global perusahaan untuk memperluas praktik regeneratif di seluruh rantai pasok pertaniannya.

Dari program ini lebih dari 20.000 petani kopi telah dijangkau di Indonesia sejak tahun 2015. Sementara itu  860.000 pohon telah ditanam untuk mendukung kegiatan agroforestri dan konservasi keanekaragaman hayati sejak tahun 2015.

FAST diluncurkan dan diuji coba di lapangan pada tahun 2025, untuk mendukung 190 kebun kopi di lahan seluas 285 hektare, dengan 52% petani berkomitmen untuk menghentikan penggunaan herbisida kimia.